Categories: Marketplace

Marketplace Tersisih Di Era Digital? Tidak Juga

Marketplace

Tanyakan ibu-ibu apakah mereka membeli seikat kangkung secara online? Jika jawabannya ya, maka ada pertanyaan lanjutan, berapa banyak pasar online itu mampu memenuhi kebutuhan puluhan juta ibu-ibu tiap harinya? Seberapa mampu pihak ekpedisi mengantarkan sayuran segar ke setiap puluhan juta rumah, disetiap pagi. Jadi pertanyaan itu gagal sebelum berkembang. Marketplace atau pasar tradisional sebagaimana yang kita kenal, tidak bisa digantikan oleh situs e-commerce.

Apa itu pasar tradisional? Dalam artikel ini kami akan jelaskan platform ini dan mengapa pasar tradisional adalah solusi sempurna segala zaman untuk pembeli dan penjual, karena sudah berjalan setua umur manusia dan tidak akan redup hingga saat ini.

Pasar adalah platform yang mempertemukan kedua belah pihak: mereka yang ingin menjual dengan mereka yang ingin membeli. Ada ratusan contoh, baik untuk produk dan layanan ini, misalkan pasar pagi, pasar kaget, pasar loak, dan pasar mingguan.

  • Pasar pagi, adalah pasar yang selalu buka disetiap pagi. Mereka beroperasi sejak pagi buta. BIasanya melayani pedagang eceran atau partai besar. Yang menjualnya adalah agen serta bandar produk besar. Biasanya produk dilempar begitu saja di halaman pasar hingga menggunung. Misalkan cabai, bawang, atau sayuran.
  • Pasar kaget, merupakan pasar yang lebih dekat definisinya dengan marketplacedalam istilah Inggris. Yakni pasar yang dikelola secara berkala di sautu tempat yang ditentukan, yang sebelumnya bukanlah pasar. Misalkan di taman, di pusat kota, di alun-alun.
  • Pasar loak, adalah pasar khusus menjual barang tidak gres, alias second hand, alias barang bekas. Pasar ini tetap banyak peminat, walau aplikasi OLX tengah bersaing dengan pasar jenis ini.
  • Pasar Mingguan. Adalah pasar konsumen khusus yang digelar setiap minggu atau dua minggu sekali di area pasar utama. Pada momentum ini yang sering disebut hari pasar, pedagang tetap dalam kios, dan pedagang dadakan menggelar lapaknya.

Tetapi  ada persaingan pada beberapa item pasar yang tidak bisa selamanya menarik orang datang karena ada tantangan dari e commerce, beberapa yang paling representatif dari e commerce misalkan, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, OXL, Kaskus, Shoope, eBay, Alibaba, Etsy.

Cara Kerja Pasar

Pasar membuat interaksi antara pelanggan dan pemasok jauh lebih mudah dan lebih praktis karena mereka berfungsi sebagai “showcase” di mana banyak produk dan layanan disajikan. Platform ini umumnya menawarkan segala yang mereka butuhkan untuk dijual kepada pengecer lebih kecil atau konsumen langsung.:

Apa beda pasar dengan bursa. Bukankah bursa juga merupakan marketplace? Perbedaan dengan bursa adalah lebih pada spesialisasi. Tidak ada bursa dirujuk pada pasar yang menjajakan semua hal, misalkan bursa semua hal. Walau bursa cocok untuk menjelaskan fungsi pasar lebih spesifik. Misalkan bursa saham, bursa tenaga kerja, bursa lelang.

Kelancaran fungsi pasar tidak hanya bergantung pada penjual dan pembeli yang ada di dalamnya. Ada puluhan agen yang masuk ke proses: pasar itu sendiri, ada juga perusahaan logistik dan pengiriman barang dari petani, produsen, ke pasar. Ada juga portal pembayaran yang digunakan misalkan atm perbankan, atau alat debit.

Sejarah pasar mengacu setua manusia. Tapi istilah pasar sebagai tempat pemasaran, baru dirumuskan sejak Abad Pertengahan, di mana pasar mulai ditempatkan dalam kota, dibuatkan kios, sanitasi, serta ruang untuk parkir kuda, sama seperti pasar moderen yang kita lihat saat ini.